PERKARA 19: Setiap orang adalah berhak kepada kebebasan pendapat dan mengeluarkan fikiran; hak ini termasuklah kebebasan memegang pendapat tanpa gangguan dan menuntut, menerima dan menyebarkan maklumat dan buah fikiran melalui sebarang media dan tanpa mengira sempadan. - Universal Declaration of Human Rights (OHCHR)

Monday, February 28, 2011

The Arrivals - Episode 14 - Hollywood

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

The Arrivals - Episode 13 - Lady In Red

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

The Arrivals - Episode 12 - Light Up The Darkness

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

Thursday, February 24, 2011

The Arrivals - Episode 11 - Musical Sorcery

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

Wednesday, February 23, 2011

The Arrivals - Episode 10 - The New Worldly Order

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

The Arrivals - Episode 9 - Hashem's Films

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

Tuesday, February 22, 2011

The Arrivals - Episode 8 - Shocking Evidence Of The Pharaohs

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

The Arrivals - Episode 7 - Pharaohs Of Today

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

The Arrivals - Episode 6 - The Battle Of Human Energy

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

The Arrivals - Episode 5 - Architecture And Energy

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

Monday, February 21, 2011

The Arrivals - Episode 4 - Proof Of The Antichrist's Arrival

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

The Arrivals - Episode 3 - Children's Mind Control

video


P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

The Arrivals - Episode 2 - Mind Control Feat. George Carlin

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

The Arrivals - Episode 1 - Proof From The Holy Quran

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

The Arrivals - Intro

video

P/s: Sila pastikan radioweb nasyid.fm yang sedang anda dengarkan ini di PAUSE kan terlebih dahulu sebelum menonton. Terima Kasih~

The Arrivals


The Arrivals is a series of short videos that are aimed to show us all the religious signs that prove the foundation of all requirements for the existence of the Anti-Christ, Al Mahdi and the second coming of the Christ. Each episode proves a point.

The series concentrates on the very basis of Muslim-Jew divide and goes to the olden times of Jesus Christ. The movie takes the help from Holy Quran, the Bible and the Torah. Each claim is well supported by documented facts that are well explained in the series.

The series also brings many conspiracy theories to light which are prevalent these days. It analysis the advent of the new world order and the motives of the group that want it to be put into practice.

The series doesn’t only address the muslims but it is a invitation to truth to all humankind. The series is not to propagate the muslim point of view about things rather it supports its claims from the holy books shared by the Jews and the Christians.

The series aims at clearing the misconceptions between the Muslims and the west and evaluates the basis of this divide.

The series uses English language to directly deliver the message to the Westerners. The West, if they approach properly, can form a clear and amazing image about Islam and the Middle East. The Arrivals just does that thing by using a style that’s welcoming and eye-opening for the truth seekers.

Work Inspired by Hashemsfilms and of Course the Words of the Noble Qoran, The Holy Bible, and The Torah, The Arrivals is a Joint Production by truthseekers Noreagaaa and Achernahr. The series is not copyrighted so you are free to distribute it to your friends and pals so that the message of peace and truth can be spread to the mankind.

The Arrivals in the view of this, it has a series of 50 short videos that have been translated into Malay and will appear one by one, waiting for the next episode.. InsyaAllah~

Testimonials:-

“I have seen the episodes of the arrivals, and i am really impressed by the effort, i would suggest my friends to visit the site and know the truth!” Edward Hawkins

“I heard about “the arrivals” by word of mouth. I already knew about Islam… and believed. I went home and watched the arrivals and stayed awake all night! Wow! You really opened my eyes! keep it up!” Andrea Quinn.

Dunia Akhir Zaman

video

Video yang mengagumkan ini merupakan hasil edit saudara brofat (blog beliau kini sudah ditutup). Video yang berlangsung selama 22 minit ini, terbahagi kepada 2 bahagian. Secara keseluruhan, video ini memaparkan pembongkaran perancangan konspirasi serta fitnah yang berlaku pada akhir zaman ini. Sebagaimana dahsyat atau hebatnya konspirasi mereka, tiada siapa mampu mengatasi perancangan-Nya.

Harap anda semua dapat meluangkan masa, fokus menonton video ini. Jadi, marilah kita bersedia untuk meningkatkan kesedaran dan melakukan yang terbaik untuk menyebarkan maklumat ini kepada rakan-rakan yang lain supaya mereka tahu apa sebenarnya yang berlaku pada dunia hari ini.

~Selamat Menonton~

P/s: Segala kandungan di dalam video ini melainkan ayat Al-Quran dan Hadith, boleh jadi benar atau tidak benar. Anda disarankan untuk membaca artikel ini dahulu, Panduan Memahami Ilmu Teori Konspirasi.

Saturday, February 19, 2011

Hidup hanya sekali.. Manfaatkannya..

1. Semalam : Sudah menjadi sejarah
2. Hari ini : Apa yang sedang kita lakukan
3. Esok : Hari yang belum pasti

Hisablah hari pertama semoga hari yang kedua kita lebih baik dari hari yang pertama.Jangan mengharap hari yang ketiga kerana mungkin ajal kita pada hari yang kedua.

HIDUP CUMA DALAM 2 NAFAS:

1. Nafas Naik
2. Nafas Turun

Hargailah nafas yang naik kerana udara yang disedut adalah pemberian Allah S.W.T secara percuma dan carilah keredhaanNya dalam menggunakannya. Bertaubatlah dalam nafas yang kedua kerana mungkin nafas itu yang terakhir keluar dari tubuh bersama Nyawa dan Roh untuk meninggalkan dunia yang fana ini.

HIDUP YANG ABADI CUMA ADA 2 TEMPAT:


1. Kekal di dalam neraka
2. Kekal di dalam syurga

Ingatlah kecelakaan neraka itu amat mengerikan dan kita hanya diyakinkan oleh keyakinan kita kepada rukun IMAN. Rukun Iman itu pula ada 6 dan hilang salah satu darinya maka hilanglah ia.

Kelazatan dan kesejahteraan syurga itu maha HEBAT.Tidak terduga oleh fikiran kita dan untuk mendapatkannya terjemahkan rukun ISLAM yang 5 itu dan puncaknya adalah SOLAT...


Amat sukar untuk dipercayai bagi yang ingin ke SYURGA tetapi tidak bersolat, umpama seorang yang mahu menaiki kapal terbang tetapi tidak mempunyai BOARDING PASS.


Dan mereka yang sengaja melalaikan solat, umpama menghantarkan sepucuk surat tanpa melekatkan setem apabila ditanya bagaimana surat itu akan sampai pada penerimanya... lalu dia pun berkata setemnya akan dihantar kemudian. Ada 2 penyelesaian dalam kes ini:


1. Dia mungkin didenda
2. Segala suratnya masuk tong sampah

Oleh itu, tidakkah kita semestinya bersyukur atas segala nikmat yang Allah S.W.T kurniakan kepada kita...

Sekurang-kurangnya Allah S.W.T telah memberi kita udara secara percuma untuk kita berzikir mengingatiNya setiap detik dan ketika, hinggalah kita kembali kepada Allah S.W.T dalam keadaan jiwa yang tenang... lalu masuk ke dalam syurga dalam keadaan kita redha dan Allah S.W.T meredhai.
.

-ibnumustafa-

Hiburan: Apakah boleh atau tidak?

Malam itu di pinggir kota Makkah dua orang pemuda sedang berbincang, “Tolong jaga kambing-kambingku, aku ingin pergi ke kota untuk menyertai para pemuda di sana,” pinta salah seorang pemuda itu. “Baiklah, aku akan menjaga kambing-kambingmu,” jawab temannya.

Lalu pergilah pemuda itu ke kota Makkah. Setibanya di sana, dia terus menuju ke sebuah rumah yang sedang mengadakan pesta. Pemuda tersebut turut serta dalam pesta tersebut. Tetapi apa yang terjadi??? Baru sahaja dia duduk di tengah-tengah keramaian, tiba-tiba dia rasa mengantuk lalu tertidur dengan nyenyaknya, dan hanya terjaga apabila matahari telah tinggi keesokan harinya.

Pemuda itu tidak berputus asa, sekali lagi dia meminta bantuan temannya untuk menjaga kambing-kambingnya. Pada malam harinya, pemuda itu datang lagi. Dia begitu ingin menyaksikan pesta dan hiburan yang berlangsung pada waktu malam di kota Makkah ketika itu. Setibanya di sana sekali lagi dia tertidur di tengah pesta keramaian tersebut. Sejak itu dia bertekad tidak lagi mencari hiburan dengan gaya jahiliah seperti itu.

Siapakah pemuda itu? Tidak lain dan tidak bukan dialah Muhammad S.A.W. Seorang pemuda calon pemimpin umat. Dia kemudiannya diangkat menjadi Rasul (utusan) Allah yang membawa rahmat ke sekalian alam. Dia telah mendapat jaminan Allah dan Allah telah memelihara hati, mata, telinga dan pemikirannya daripada segala sesuatu yang merosakkan.

Hiburan, walau apapun bentuknya dan bagaimanapun caranya juga, akan menyentak-nyentak hati dan keinginan manusia untuk mendatanginya. Nabi Muhammad S.A.W ketika zaman mudanya juga tidak terkecuali dari rontaan hati untuk turut menyaksikan hiburan. Namun Allah S.W.T melindungi dan menjaga Baginda S.A.W daripada pelbagai bentuk kerosakan.

Hiburan, walau bagaimanapun jua kita harus akui, ia merupakan unsur yang akan meracuni hati, pemikiran dan perasaan. Terlalu banyak racun yang disebarkan melalui hiburan filem, muzik dan tarian. Hiburan bagaikan gula, rasanya manis namun ia akan menimbulkan mudharat malah boleh merosakkan seluruh organ manusia apabila ia tidak dikawal atau diambil secara berlebihan. Begitu juga hiburan yang tidak dijiwai dan dibingkai dengan nilai-nilai Islam sejagat akan menjadi racun dalam setiap diri individu, perlahan tetapi mengganas. Hiburan menyebarkan kebencian terhadap nilai-nilai mulia Islam. Ia merosakkan nilai-nilai mulia tatasusila, moral dan adab kesopanan. Akhirnya matilah roh dan jiwa seorang beriman apabila hiburan diserap berlebihan dan hiburan itu pula bukan berlandaskan Islam. Banyak bukti boleh dipamerkan untuk menunjukkan keadaan ini berlaku.

Pelbagai filem samada dari Barat, India malah negara Islam sendiri tidak menunjukkan nilai yang baik. Malah Islam diperkecilkan, disalah tafsirkan atau penafsiran yang sama sekali tidak bertepatan dengan nilai sebenar. Bukan itu sahaja, yang ditonjolkan hanyalah unsur-unsur nafsu syahwat, adegan-adegan lucah dan keganasan. Tidak ketinggalan juga dalam dunia nyanyian. Amat menyedihkan lagi apabila hiburan untuk kanak-kanak juga penuh dengan unsur keganasan, kerosakan malah diselitkan unsur seks. Kesimpulannya, terlalu sedikit kebaikan yang dapat dipetik daripada hiburan. Terlalu menakutkan apabila hampir semua adegan hiburan menuju ke arah kerosakan akhlak, nilai dan yang lebih dahsyat menyebarkan persepsi buruk terhadap Islam.

Banyak hiburan seakan-akan mahu memberi madu kepada kita, tetapi hakikatnya ia merupakan racun berbisa yang membinasakan dunia dan akhirat kita. Tetapi apa hendak dikata, racun itu sering kali terlalu manis untuk tidak diteguk sehingga ramai manusia yang tidak sedar, sebaliknya membela dan mendorong orang lain untuk terus meneguknya.

Allah S.W.T secara langsung melindungi dan memelihara calon Rasul-Nya daripada segala bentuk hiburan yang merosakkan. Lalu siapakah yang akan melindungi kita, keluarga kita, dan masyarakat kita daripada hiburan-hiburan seperti itu?

Tiada siapa yang boleh kita harapkan kecuali kepada Allah S.W.T kita mohon perlindungan. Hanya pada Dia satu-satunya tempat kita bergantung. Dia akan melindungi mata, telinga, hati dan fikiran kita daripada virus hiburan yang sangat merbahaya. Tetapi, harapan ini jangan dibiarkan tinggal harapan. Ia mestilah disertai dengan usaha. Usaha serta tugas pertama dan utama yang mesti kita lakukan adalah meningkatkan sensitiviti kita, keluarga dan masyarakat kita terhadap nilai-nilai Islam. Langkahnya dengan kembali menghidupkan hati-hati kita dengan Al-Quran dan Sunnah Rasul S.A.W. Allah SWT berfirman:

Dan apakah orang yang telah mati dan kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan cahaya yang terang yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia serupa dengan orang-orang yang berada di dalam kegelapan yang sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya? Demikianlah Kami jadikan orang kafir itu memandang baik apa yang mereka kerjakan”. - Surah Al-An’aam; ayat 122.

-ibnumustafa-

Tuesday, February 15, 2011

Perutusan Sempena Maulidur Rasul Muhammad S.A.W


Maulid Nabi Muhammad S.A.W

PENGENALAN

Sambutan memperingati Maulid (kelahiran) Nabi Muhammad S.A.W bukanlah suatu perkara yang asing di dalam masyarakat kita. Tanggal 12 Rabiulawal setiap tahun inilah umat Islam akan memenuhi ruang masjid ataupun kawasan-kawasan terpilih untuk menyambut Maulidur Rasul S.A.W dengan diadakan pelbagai acara seperti: Membaca al-Quran dan berceramah mengenai sirah Baginda S.A.W ataupun beselawat serta berzanji dan pelbagai acara lagi dan pada akhirnya kadang-kala diadakan sedikit jamuan. Mimbar-mimbar Jumaat juga tidak terlepas dari berkhutbah dengan penuh bersemangat untuk menyatakan cintanya umat ini terhadap Baginda S.A.W.

Jika kita lihat sirah Baginda S.A.W maka kita dapati bahawa Rasulullah S.A.W tidak pernah merayakan ulangtahun hari kelahirannya secara khusus sepertimana yang kita lihat pada waktu ini. Namun Baginda S.A.W hanya berpuasa pada hari Isnin kerana Baginda S.A.W dilahirkan pada hari itu. Dan perkara ini berlarutan (tidak merayakan sambutan Maulidur Rasul S.A.W) sehinggalah selepas 300 tahun Baginda S.A.W wafat.

Pelbagai kenyataan dan kajian telah dinyatakan (berlaku sedikit khilaf) mengenai tarikh sebenar dan siapakah yang mula-mula mengadakan sambutan Maulidur Rasul S.A.W ini. Di antaranya dikatakan bahawa bermula sambutan Maulidur Rasul S.A.W ini secara besar-besaran pada zaman Fatimiyah di Mesir di bawah penguasa Muiz Lidinillah (memerintah sekitar tahun 341 H hingga 365 H). Dan pendapat lain ada menyatakan bahawa Sultan Atabeq Nuruddin (meninggal pada 569 H) adalah penguasa yang pertama merayakan Maulidur Rasul S.A.W. Sebahagian ahli sejarah pula menyatakan bahawa Sultan Salahuddin Al-Ayubi adalah tokoh yang pertama merayakan Maulidur Rasul S.A.W ini (namun pendapat ini disangsikan oleh pelbagai pihak). Pendapat lain lagi mengaitkan Abu Said Kaukabri bin Zainuddin Aly bin Baktikin sebagai orang pertama merayakan Maulidur Rasul S.A.W ini.

KEPUTERAAN NABI MUHAMMAD S.A.W

Adapun nasab keturunan Baginda S.A.W adalah: Muhammad S.A.W bin Abdullah bin Abdul Mutalib bin Hashim bin Abdul Manaf. Dikatakan bahawa nasab Baginda S.A.W ini sampai kepada Nabi Ismail A.S.


Nabi Muhammad S.A.W lahir pada tahun Gajah iaitu tahun di mana tentera Abrahah melanggar masuk untuk menyerang dan menawan kota Makkah. Namun percubaan untuk menawan Kaabah ini menemuni jalan kegagalan apabila Allah S.W.T menghantar sekumpulan burung Ababil untuk memusnahkan angkatan tentera Abrahah itu dalam sekelip mata sahaja. Mengikut pendapat yang paling hampir bahawa Baginda S.A.W telah dilahirkan pada 12 Rabiulawal tahun itu bersamaa 20 April 571 M (terdapat juga beberapa pendapat lain lagi).

Baginda S.A.W adalah seorang yatim ketika dilahirkan. Bapanya wafat ketika usia Baginda S.A.W dua tahun dalam kandungan ibunya. Setelah dilahirkan Baginda S.A.W dipelihara oleh datuknya Abdul Mutalib kemudian disusukan oleh Halimah binti Abi Zuwaib dari puak Bani Saad Bakri.

Kampung Bani Saad pada ketika itu mengalami kemarau yang teruk. Setelah sampai Nabi Muhammad S.A.W untuk menyusu maka kampung tersebut berubah dari sebuah kampung yang tandus kepada sebuah kampung yang subur lagi menghijau. Di kampung ini jugalah Baginda S.A.W telah dibedah perut oleh Malaikat Jibril A.S ketika usia Baginda S.A.W lima tahun. Ini adalah di antara keberkatan dan mukjizat Baginda S.A.W yang telah dikurniakan oleh Allah S.W.T.

Ibu Baginda S.A.W. telah wafat ketika usia Baginda S.A.W enam tahun. Ini menyebabkan Baginda S.A.W menjadi yatim piatu. Kemudian Baginda S.A.W. dipelihara dan dididik pula oleh datuknya Abdul Mutalib sehingga usia Baginda S.A.W lapan tahun. Setelah datuknya meninggal dunia Baginda dipelihara oleh bapa saudaranya Abu Talib.

PANDANGAN ULAMA TERHADAP MAULID

Pendapat Pertama:
Merayakan Maulidul Rasul adalah HARAM.

Pendapat Kedua:
Perayaan sambutan Maulidur Rasul adalah BOLEH.

ANTARA HUJAH PENDAPAT YANG MEMBOLEHKAN

Di sini saya tidaklah bercadang untuk menyatakan kedua-dua hujah (yang membolehkan dan yang mengharamkan) akan tetapi saya cuma mendatangkan hujah dari pihak yang membenarkan sahaja. Ini kerana saya berpegang dengan pendapat yang mengatakan sambutan Maulidur Rasul S.A.W adalah boleh selagimana tidak terdapat perkara-perkara mungkar di dalamnya. Di sini saya bawakan beberapa hujah yang menyokong kenyataan saya ini:

Pertama:
Al-Hadith bermaksud: "Diringankan Abu Lahab pada tiap-tiap hari Isnin dengan sebab dia membebaskan hambanya Thaubiyah kerana menggembirakannya dengan kelahiran al-Mustafa S.A.W." - Hadith Riwayat al-Bukhari.

Kegembiraan seorang penentang Islam di atas kelahiran Rasulullah S.A.W dapat meringankan siksanya di neraka pada setiap hari Isnin. Jika orang kafir yang di neraka juga diringankan siksanya kerana kegembiraan menyambut kelahiran baginda S.A.W maka apatah lagi orang Islam yang bergembira dengan kelahiran Rasulullah S.A.W.

Kedua:
Rasulullah S.A.W sendiri membesarkan hari kelahirannya serta mensyukuri segala nikmat pemberian Allah S.W.T ke atas Baginda S.A.W pada hari tersebut. Semua ini dilahirkan melalui ibadat puasa sunat Baginda S.A.W pada setiap hari Isnin.

Dari Abu Qatadah bermaksud: "Sesungguhnya Rasulullah S.A.W ditanya tentang puasa hari Isnin. Baginda menjawab: Padanya aku dilahirkan dan padanya diturunkan (al-Quran) ke atasku." - Hadith Riwayat Muslim.

Ketiga:
Bergembira dengan Rasulullah S.A.W adalah dituntut.
Firman Allah Taala bermaksud: "Katakanlah dengan kelebihan Allah dan rahmatNya maka demikian hendaklah mereka bergembira." - Surah Yunus; Ayat 58.
Allah S.W.T menyuruh kita supaya bergembira dengan rahmatNya maka Rasulullah S.A.W adalah sebesar-besar rahmat.
Firman Allah S.W.T bermaksud: "Dan tidaklah Kami utuskan kamu kecuali sebagai rahmat kepada sekalian alam." - Surah Al-Anbiya; Ayat 107.

Keempat:
Maulidur Rasul akan menganjurkan kita untuk sentiasa berselawat dan salam yang sangat dituntut ini kepada Baginda S.A.W.
Firman Allah S.W.T bermaksud: "Sesungguhnya Allah dan malaikatNya berselawat (memberi segala penghormatan dan kebaikkan) kepada Nabi (Muhammad S.A.W), wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu kepadanya serta ucapkanlah salam sejahtera dengan penghormatan yang sepenuhnya." - Surah al-Ahzab; ayat 56.

Kelima:
Sambutan maulid adalah satu amalan baik yang diterima ulama' dan umat Islam di serata tempat. Ia dilakukan di setiap penjuru dunia dan ia tentulah dituntut berdasarkan kaedah yang telah diterima pakai dari sebuah hadith Ibnu Masud: "Apa yang dilihat umat Islam baik maka ia juga baik di sisi Allah S.W.T dan apa yang dilihat umat Islam buruk maka ia juga buruk di sisi Allah S.W.T." - Hadith Riwayat Ahmad.

ANTARA PENDAPAT ULAMA MENGENAI MAULID

Imam Jalaluddin Al-Sayuti (Lihat kitab: Husnul Maqsad Fi Amal Maulid).
Beliau ditanya tentang hukum perayaan Maulid pada bulan Rabiulawal: "Apakah orang yang merayakannya mendapat pahala? Beliau menjawab: Perayaan Maulid pada hakikatnya ialah mengumpulkan kebanyakkan orang untuk membaca beberapa ayat al-Quran. Kemudian menjelaskan jalan-jalan dakwah sejak mula diutuskannya Rasulullah S.A.W. Acara itu diisi dengan menghidangkan makanan sebelum para hadirin kembali ke tempat masing-masing."

Dengan tidak berlebihan saya katakan bahawa perayaan semacam itu tergolong dalam bidaah hasanah yang bila dilakukan akan mendapat pahala. Mereka telah mengagungkan kedudukan Nabi S.A.W dan menyatakan kesyukuran mereka di atas kelahiran Nabi Muhammad S.A.W sebagai penghulu umat.

Syeikh al-Islam Ibnu Taimiyah (Lihat kitab: Iqtidha as-Shirath al-Mustaqin).
Berkata Syeikh Islam Ibnu Taimiyah: "Memuliakan Maulid dan merayakannya setiap tahun seperti yang dilakukan oleh sesetengah orang akan mendapat ganjaran pahala daripada Allah S.W.T kerana niatnya baik dan memuliakan Rasulullah S.A.W."

Terdapat ramai lagi ulama' yang turut membolehkan sambutan Maulidur Rasul ini antaranya seperti: Imam Ibnu Hajar al-Asqalani, Al-Allamah Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, Syeikh Muhammad al-Khazraji, al-Muhaddith Syeikh Dr. Al-Sayyid Muhammad bin al-Sayyid Alawi al-Maliki, Syeikh Atiyah Saqar, Syeikh Prof. Dr. Yusof al-Qaradhawi, Syeikh Prof. Dr. Ali Jumaah dan lain-lain lagi.

PERINGATAN PENTING

Kaedah Fiqhiyah menyatakan bermaksud:
Tidak boleh dibantah sesuatu hukum yang berlaku khilaf di kalangan fuqaha. Hanya yang boleh dibantah ialah perkara mungkar yang disepakati oleh para ulama di atas pengharamannya. (Sila lihat kitab al-Asybah Wa al-Nazair Fi Qawaid Wa Furu Fiqh al-Syafiiyah karangan Imam Jalaluddin Al-Sayuti).

Maksud kaedah ini (di atas) secara lebih jelas ialah kita tidak boleh menafikan, membantah, atau menuduh bidaah lagi sesat dan sebagainya kepada orang lain yang memilih salah satu pendapat dalam perkara agama yang berlaku perselisihan pendapat ulama' padanya. Malangnya jika dilihat fenomena hari terdapat segelintir golongan yang menceburi lapangan dakwah Islamiah menyanggah kaedah ini. Mereka dengan sewenang-wenangnya mengeluarkan perkataan yang kesat kepada orang yang berpegang dengan perkara khilafiyyah yang tidak sealiran dengan mereka dengan mengkafirkan, memfasiqkan dan membidaahkan golongan tersebut. Malah mereka hanya menyeru orang lain supaya memahami dan menerima pendapat mereka sahaja sedangkan mereka tidak melihat terlebih dahulu keadaan tempat dan suasana pada ketika itu. Inilah antara masalah terbesar yang menimbulkan banyak kesan negatif kepada umat Islam semenjak sekian lama.

PENUTUP

Suka saya mengambil kata-kata al-Muhaddith Syeikh Dr. Al-Sayyid Muhammad bin al-Sayyid Alawi al-Maliki seperti berikut:
"Bahawa sesiapa yang hendak menolak perayaan ini atau perhimpunan mengingati Maulidur Rasul S.A.W atau merayakan kelahirannya atau kehidupannya pada musim tertentu dengan alasan para salaf tidak pernah melakukannya maka alasan itu bukanlah satu dalil yang boleh diterima bahkan ia tidak berdalil langsung."

Di sini saya ingin menyeru kepada semua umat Islam agar sentiasa mengingati serta mendalami sirah baginda S.A.W dan mengambil pengajaran daripadanya. Sayangilah dan hormatilah baginda S.A.W.

-ibnumustafa-

Saturday, February 12, 2011

Hosni Mubarak resigns as president

Egyptian president stands down and hands over power to the Supreme Council for the Armed Forces.

Pro-democracy protesters in Tahrir Square have vowed to take the protests to a 'last and final stage' [AFP]

Hosni Mubarak, the Egyptian president, has resigned from his post, handing over power to the armed forces.

Omar Suleiman, the vice-president, announced in a televised address that the president was "waiving" his office, and had handed over authority to the Supreme Council of the armed forces.

Suleiman's short statement was received with a roar of approval and by celebratory chanting and flag-waving from a crowd of hundreds of thousands in Cairo's Tahrir Square, as well by pro-democracy campaigners who attended protests across the country on Friday.

The crowd in Tahrir chanted "We have brought down the regime", while many were seen crying, cheering and embracing one another.

Mohamed ElBaradei, an opposition leader, hailed the moment as being the "greatest day of my life", in comments to the Associated Press news agency.

"The country has been liberated after decades of repression,'' he said.

"Tonight, after all of these weeks of frustration, of violence, of intimidation ... today the people of Egypt undoubtedly [feel they] have been heard, not only by the president, but by people all around the world," our correspondent at Tahrir Square reported, following the announcement.

"The sense of euphoria is simply indescribable," our correspondent at Mubarak's Heliopolis presidential palace, where at least ten thousand pro-democracy activists had gathered, said.

"I have waited, I have worked all my adult life to see the power of the people come to the fore and show itself. I am speechless." Dina Magdi, a pro-democracy campaigner in Tahrir Square told Al Jazeera.

"The moment is not only about Mubarak stepping down, it is also about people's power to bring about the change that no-one ... thought possible."

In Alexandria, Egypt's second city, our correspondent described an "explosion of emotion". He said that hundreds of thousands were celebrating in the streets.

Pro-democracy activists in the Egyptian capital and elsewhere had earlier marched on presidential palaces, state television buildings and other government installations on Friday, the 18th consecutive day of protests.

Anger at state television

At the state television building earlier in the day, thousands had blocked people from entering or leaving, accusing the broadcaster of supporting the current government and of not truthfully reporting on the protests.

"The military has stood aside and people are flooding through [a gap where barbed wire has been moved aside]," Al Jazeera's correspondent at the state television building reported.

He said that "a lot of anger [was] generated" after Mubarak's speech last night, where he repeated his vow to complete his term as president.

'Gaining momentum'

Outside the palace in Heliopolis, where at least ten thousand protesters had gathered in Cairo, another Al Jazeera correspondent reported that there was a strong military presence, but that there was "no indication that the military want[ed] to crack down on protesters".

She said that army officers had engaged in dialogue with protesters, and that remarks had been largely "friendly".

Tanks and military personnel had been deployed to bolster barricades around the palace.

Our correspondent said the crowd in Heliopolis was "gaining momentum by the moment", and that the crowd had gone into a frenzy when two helicopters were seen in the air around the palace grounds.

"By all accounts this is a highly civilised gathering. people are separated from the palace by merely a barbed wire ... but nobody has even attempted to cross that wire," she said.

As crowds grew outside the palace, Mubarak left Cairo on Friday for the Red Sea resort of Sharm al-Shaikh, according to sources who spoke to Al Jazeera.

In Tahrir Square, hundreds of thousands of protesters gathered, chanting slogans against Mubarak and calling for the military to join them in their demands.

Our correspondent at the square said the "masses" of pro-democracy campaigners there appeared to have "clear resolution" and "bigger resolve" to achieve their goals than ever before.

However, he also said that protesters were "confused by mixed messages" coming from the army, which has at times told them that their demands will be met, yet in communiques and other statements supported Mubarak's staying in power until at least September.

Army statement

In a statement read out on state television at midday on Friday, the military announced that it would lift a 30-year-old emergency law but only "as soon as the current circumstances end".

The military said it would also guarantee changes to the constitution as well as a free and fair election, and it called for normal business activity to resume.

Al Jazeera's correspondent in Tahrir Square said people there were hugely disappointed with that army statement, and had vowed to take the protests to "a last and final stage".

"They're frustrated, they're angry, and they say protests need to go beyond Liberation [Tahrir] Square, to the doorstep of political institutions," she said.

Protest organisers have called for 20 million people to come out on "Farewell Friday" in a final attempt to force Mubarak to step down.

Alexandria protests

Hossam El Hamalawy, a pro-democracy organiser and member of the Socialist Studies Centre, said protesters were heading towards the presidential palace from multiple directions, calling on the army to side with them and remove Mubarak.

"People are extremely angry after yesterday's speech," he told Al Jazeera. "Anything can happen at the moment. There is self-restraint all over but at the same time I honestly can't tell you what the next step will be ... At this time, we don't trust them [the army commanders] at all."

An Al Jazeera reporter overlooking Tahrir said the side streets leading into the square were filling up with crowds.

"It's an incredible scene. From what I can judge, there are more people here today than yesterday night," she said.

"The military has not gone into the square except some top commanders, one asking people to go home ... I don't see any kind of tensions between the people and the army but all of this might change very soon if the army is seen as not being on the side of the people."

Hundreds of thousands were participating in Friday prayers outside a mosque in downtown Alexandria, Egypt's second biggest city.

Thousands of pro-democracy campaigners also gathered outside a presidential palace in Alexandria.

Egyptian television reported that large angry crowds were heading from Giza, adjacent to Cairo, towards Tahrir Square and some would march on the presidential palace.

Protests are also being held in the cities of Mansoura, Mahala, Tanta, Ismailia, and Suez, with thousands in attendance.

Violence was reported in the north Sinai town of el-Arish, where protesters attempted to storm a police station. At least one person was killed, and 20 wounded in that attack, our correspondent said.

Dismay at earlier statement

In a televised address to the nation on Thursday, Mubarak said he was handing "the functions of the president" to Vice-President Omar Suleiman. But the move means he retains his title of president.

Halfway through his much-awaited speech late at night, anticipation turned into anger among protesters camped in Tahrir Square who began taking off their shoes and waving them in the air.

Immediately after Mubarak's speech, Suleiman called on the protesters to "go home" and asked Egyptians to "unite and look to the future."

Union workers have joined the protests over the past few days, effectively crippling transportation and several industries, and dealing a sharper blow to Mubarak’s embattled regime.

Source : Al Jazeera and agencies

Thursday, February 10, 2011

SOLAT SATU KEWAJIPAN

Bagi orang Islam yang hatinya tidak khusyuk dalam beribadat, mereka akan merasa berat dan terbeban dengan solat. Orang begini tidak akan menunggu waktu solat.

Malah jika mengerjakan solat sekalipun, ada perkara lain yang diagung-agungkan yang menjadikan fikiran dan jiwanya tidak tertumpu kepada Allah S.W.T.

Contohnya orang yang merasa sayang untuk meninggalkan kerja-kerjanya. Orang begini tentu berat dan susah mengerjakan solat kerana terlalu sibuk hingga mereka menjadi lalai.

Bahkan dalam masa mengerjakan solat sekalipun ia tidak dilakukan dengan hati yang ikhlas dan khusyuk tetapi dalam keadaan terpaksa dan terseksa. Apa yang diingatinya ialah perkara yang dijiwainya dan yang diutamakannya.

Oleh itu solatnya dilakukan dengan cepat sekali demi menyelesaikan tugasannya itu. Maka terasalah olehnya akan kepenatan dan kejemuan dalam mengerjakan solat hingga sampai kepada tahap sanggup meninggalkan solat.

Orang seperti ini sebenarnya tidak sabar dalam mengerjakan solat dan mendirikan solat tanpa roh lantaran kegagalan mereka menghayati atau memahami setiap ungkapan yang dibacanya di dalam solat.

Sesungguhnya sembahyang lima waktu secara lahirnya tidak berat kerana bacaannya tidaklah panjang dan tidak juga memakan masa yang lama. Hanya sekitar 10 - 15 minit sahaja.

"Dan dirikanlah solat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'." - al-Baqarah; ayat 43.

Bahkan ia boleh dilakukan di mana-mana. Ia juga tidak menyusahkan dan tidak memenatkan. Bahkan merupakan satu latihan jasmani yang baik untuk tubuh badan. Namun begitu mengapa Allah menyebut solat itu besar dan berat melainkan pada orang-orang yang khusyuk?

Jawapannya, khusyuk yang dimaksudkan di sini ialah orang mu'min yang jiwa tauhidnya mendalam dan rasa kehambaannya kuat. Rasa cinta dan takutnya dengan Tuhan menguasai jiwa.

"Jadikanlah Sabar dan Solat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. (Yakni) orang-orang yang meyakini, bahawa mereka akan menemui Tuhannya dan bahawa mereka akan kembali kepadaNya"
- Surah Al-Baqarah; ayat 45-46.

Mereka mudah mengerjakan solat bahkan rindu serta seronok mengerjakannya kerana mereka dapat melepaskan perasaan rindu pada Tuhan. Waktu solat sentiasa ditunggu-tunggu dan tidak cukup dengan mengerjakan solat yang wajib, mereka mendirikan pula solat sunat.

-ibnumustafa-

Sunday, February 6, 2011

Hukum Memukul Muka / Wajah

Hukum memukul muka adalah haram walau dengan apa jua tujuan sekalipun, samada dalam hudud, takzir, denda anak, denda anak murid atau tujuan2 yang lain.

Nabi Muhammad S.A.W bersabda:

( إِذَا قَاتَلَ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ فَلْيَجْتَنِبْ الْوَجْهَ ). رواه البخاري (2560) ومسلم (2612) واللفظ له ، وفي رواية له بلفظ: ( إِذَا ضَرَبَ أَحَدُكُمْ ... )


"Apabila sesorang kamu hendak memukul saudaranya (dengan tujuan dibenarkan syara') hendaklah dia menjauhi dari memukul mukanya." - Hadith sahih Bukhari dan Muslim.

Imam Nawawi berkata:

هَذَا تَصْرِيح بِالنَّهْيِ عَنْ ضَرْب الْوَجْه ; لِأَنَّهُ لَطِيف يَجْمَع الْمَحَاسِن , وَأَعْضَاؤُهُ نَفِيسَة لَطِيفَة , وَأَكْثَر الْإِدْرَاك بِهَا ; فَقَدْ يُبْطِلهَا ضَرْب الْوَجْه , وَقَدْ يُنْقِصُهَا , وَقَدْ يُشَوِّه الْوَجْه , وَالشَّيْن فِيهِ فَاحِش ; وَلِأَنَّهُ بَارِز ظَاهِر لَا يُمْكِن سَتْره , وَمَتَى ضَرَبَهُ لَا يَسْلَم مِنْ شَيْن غَالِبًا ". انتهى "شرح النووي على مسلم " (16/165) .

Ini adalah tegahan yang jelas terhadap memukul muka kerana;

1. Muka ada anggota lembut serta menghimpunkan segala kebaikan.

2. Anggota yang ada padanya sangat bernilai.

3. Anggota yang ada padanya ada anggota panca indera seperti mata.

4. Pukulan boleh merosakkan anggota penting ini, mengurangkannya, menghodohkannya atau cacat.

5. Kerosakan akibat pukulan di muka tidak boleh disembunyikan kerana ia adalah anggota yang jelas.

Imam Ibnu Hajar as-Qalani berkata:

وَيَدْخُلُ فِي النَّهْيِ كُلّ مَنْ ضُرِبَ فِي حَدّ ، أَوْ تَعْزِير ، أَوْ تَأْدِيب ". انتهى من فتح الباري (5/183)"

Imam Sun'ani berkata (pengarang kitab subulus salam):

" وهذا النهي عام لكل ضرب ولطم من تأديب أو غيره ". انتهى "سبل السلام" (1/236).

"Pengharaman pukulan dan tamparan di muka ini merangkumi semua keadaaan samaada untuk mendidik atau sebagainya."

KESIMPULAN

Oleh itu hendaklah kita menjauhi memukul muka samada kepada isteri, anak, pelajar2, orang bawahan atau pun yang lain. Mungkin sebab anak2 atau anak murid semakin nakal dan susah hendak menghafal kerana tindakan memukul muka mereka.
Termasuklah dalam larangan adalah setiap pukulan ke muka ketika dalam hukuman hudud, takzir dan pukulan didikan.

Wallahu'alam..

-ibnumustafa-